diskusi.tech (beta) Community

loading...
DeepTechID

3 Sifat yang Gak Boleh Dimiliki Seorang Pemimpin

mimindeeptech profile image Mimin Deep Tech ・2 min read

Pemimpin hebat versi buku "Radical Candor" akan ngelakuin 2 hal ini: caring personally dan challenging directly.

Disebutin juga di bukunya, kalo salah satu dari dua hal ini gak dilakuin, bisa nimbulin 3 sifat kepemimpinan yang toxic berikut ini:

1. "Ruinous Empathy" terjadi ketika pemimpin terlalu peduli

Budaya gak enakan dan takut nyakitin hati orang lain punya sisi negatif dalam kepemimpinan seseorang. Karena hal ini bisa ngarahin kita kepada perilaku "empati yang ngerusak".

Saking berempatinya dan takut ngerasa bersalah, kita sebagai pemimpin jadi terlalu peduli sama perasaan anggota. Kita pun jadi enggan buat negur kesalahan mereka.

Padahal, hal ini gak baik dilakuin.

  • Kita jadi "manjain" anggota dalam tim.
  • Di kemudian hari, anggota tim bisa ngelakuin kesalahan yang sama.
  • Bisa muncul dampak yang lebih besar, bahkan fatal akibat kesalahan kecil yang gak ditegur di awal.

2. "Obnoxious aggression"

"Seringnya, pemimpin terlalu fokus dengan pekerjaan dan lupa kalau para anggotanya juga manusia."

Pemimpin dengan "agresi menjengkelkan" ini biasanya punya sikap yang dingin dan suka ngebuat anggotanya malu di depan umum.

3. "Manipulative Insincerity" terjadi ketika pemimpin terlalu peduli dengan diri sendiri

Sifat ini ditandai dengan keinginan kita sebagai pemimpin agar disukai orang lain.

Hal ini yang jadi sebab kita gak jadi diri sendiri (being fake). Pikiran, sikap, dan tingkah laku kita adalah kepura-puraan. Tujuan hal ini dilakuin demi mencapai keuntungan pribadi.

Terus, tipe pemimpin yang baik itu kayak gimana sih?

Pemimpin yang dianggap baik adalah pemimpin yang bisa ngebangun hubungan baik sama anggotanya.

Menurut Penulis Radical Candor, Kim Scott, buat ngejalin hubungan baik, kita sebagai pemimpin bisa lakuin 2 hal ini:

1. Caring Personally
Sadari kalo anggota tim yang kita pimpin juga manusia. Ketika kita memperlakukan mereka sebagai manusia, mereka akan memperlakukan kita juga sebagai manusia.

Cara ini dilakuin buat nunjukin kepedulian kita dengan anggota tim. Rasa peduli nunjukin kepada mereka bahwa kita mengakui kalo mereka punya kehidupan lain di luar kehidupan kantor.

Luangin juga waktu buat ngobrol dan duduk bareng. Dengan begitu, kita jadi punya hubungan yang lebih baik dengan anggota tim.

2. Challenging Directly
Bantu anggota tim buat berkembang dengan ngasih tantangan ke mereka. Bimbing mereka sampe berhasil ngelaluin tantangan tersebut.

Ngasih tantangan adalah bentuk lain dari kepedulian kita sebagai pemimpin terhadap anggota timnya.

Dikutip dari forbes.com.

Menurut kamu, apa dampaknya ya kalo kerja dengan 3 tipe pemimpin yang udah disebutin tadi? Kira-kira apa yang bisa kita lakuin sebagai anggota yang baik?

Discussion

pic
Editor guide